Berita Nasional Pilihan
Hidayat Nurwahid Tidak Akan Contoh Jusuf Kalla
Oleh : Adi Supriadi - [www.kabarindonesia.com]
--------------------------------
--------------------------------
KabarIndonesia - Keputusan Jusuf Kalla (JK) untuk tetap maju dalam bursa Pilpres meski tidak mendapat dukungan dari Partai Golkar pada Pemilu 2004 lalu tidak akan diikuti Hidayat Nurwahid.
Ketua MPR itu menyatakan akan mundur dari bursa capres atau cawapres jika partainya tidak merestui. "Kami di PKS tidak dibenarkan membuat manuver politik seperti itu. Ini kan partai kader. Jadi kader akan melaksanakan keputusan partai," ujar Hidayat di Gedung Nusantara III DPR, Kemarin.
Selain itu, Hidayat menyadari masih banyak figur lain di partainya yang layak maju menjadi capres atau cawapres. "Ada Tifatul, Anis Matta dan lain-lain," sebutnya.
Sementara itu, mengenai kabar penyandingan dirinya dengan Megawati Soekarnoputri sebagai capres dan cawapres 2009, Hidayat hanya merespons datar.
"Wacana untuk berkoalisi dengan parpol mana pun diperbolehkan. Tapi keputusan itu ada di tangan majelis syuro. Majelis syuro akan rapat pada tanggal 24-26 Oktober besok," ujarnya.
Namun, Hidayat tidak memastikan apakah dalam forum ini PKS akan memutuskan mengusung figur capres dan cawapres. "Saya tidak bisa memastikan agendanya, tapi itu (pembahasan capres dan cawapres) bisa diusulkan anggota majelis syuro," terangnya.
Yang jelas, kata dia, PKS baru akan memutuskan berkoalisi setelah Pemilu Legislatif. "Kalau PKS dapat 30 persen tentu PKS yang akan menggandeng. Jadi melihat hasil pemilu. Itu semua serba mungkin. Baik PKS ajak koalisi atau sebaliknya," ujarnya.








































1 komentar:
Kampanye yuk
Post a Comment