Cari Di Sini

Loading...
My Photo
ADI RABBANI
Beralamat di Jalan Maleer Selatan No.51/117 Bandung City, Jawa Barat, Indonesia
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Hi Sahabat Adi Rabbani, Saya Adi Supriadi dibeberapa website saya suka menggunakan Nama Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan atau Assyarkhan saja, Saya adalah bagian dari Sahabat Netter semua. Kita Semua mempunyai cita-cita yang sama untuk lebih baik dihari mendatang. Aktivitas saya di RABBANI HOLDING dan juga seorang Writer, Trainer, Public Speaker dan NetPreneur. Untuk itulah saya ingin berbagi cerita dan informasi lewat webblog ini. Sehingga setiap kali teman-teman keluar dari blog ini harapannya akan ada cerita baru yang membuat sahabat semua ceria dan bahagia. Saya memiliki Motto Saya yang berbunyi "HIDUP TERASA BERARTI DENGAN BERBAGI" dengan Motto inilah saya akhirnya mendirikan ASSYARKHAN Counseling Centre. Jadi, Bagi Sahabat yang ingin curhat dan berbagi cerita serta ingin menyelesaikan masalahnya, Konsultasikan saja kepada saya di assyarkhani@gmail.com or Mobile 081573530788. Dengan Senang Hati akan membantu anda. Ohya Webblog Adi Rabbani merupakan representasi eksistensi saya, sejak 1 Muharram 1430 H Nama saya kini ADI RABBANI dengan tagline "Always Forever" atau "Selalu Untuk Selamanya". Selamat menyimak sajian Webblog sederhana ini
View my complete profile

POLLING ADI RABBANI


Design By ADI RABBANI ONLINE!

Tuesday, 18 November 2008

[News] Sejarah Jangan Sebagai Dendam Masa Lalu

Berita Nasional Adi Rabbani

Sejarah Jangan sebagai Dendam pada Masa Lalu
Oleh : Adi Supriadi - www.kabarindonesia.com
------------------------------------------------

KabarIndonesia - Sejarah jangan dibaca sebagai dendam pada masa lalu, usaha menuntaskan pembalasan dendam, dan usaha membalaskan dendam. Bangsa ini tak akan pernah menjadi bangsa besar kalau anak bangsa membaca sejarah bangsa ini sebagai sejarah dendam. Sebab, membaca sejarah dengan dendam, mendorong lahirnya dendam baru yang terus berulang.

"Akan lahir sebuah proses regenerasi dendam dalam episode yang tidak berkesudahan dan menghabiskan energi bangsa ini," ujar Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M. Anis Matta dalam diskusi tentang tokoh dan dendam sejarah di Jakarta, kemarin.

"Sejarah pahlawan kita bukanlah sejarah malaikat yang bebas cacat dan bukan pula cerita tentang manusia sempurna. Pahlawan bangsa kita hanyalah manusia biasa yang berusaha melakukan pekerjaan luar biasa bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Sejarah pahlawan, menurut Anis, merupakan pergulatan kemanusiaan yang penuh haru biru dan yang harus dibaca dengan kacamata kemanusiaan yang jujur dan adil, bebas dari dendam. Hanya dengan begitu, sejarah bangsa ini bisa menjadi cermin pembelajaran bagi generasi baru untuk melangkah ke depan.

"Pembelajaran antargenerasilah yang membuat sejarah kita sebagai bangsa tersambung sebagai sebuah mata rantai antargenerasi yang saling mengisi. Sebab, peradaban besar adalah karya bersama seluruh generasi dan bukan kerja satu orang dan yang bisa diselesaikan dalam semalam," ujarnya lagi.

Sehari sebelumnya, Sabtu di Jakarta, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto mengatakan, bangsa ini juga harus bisa menghilangkan kebiasaan buruknya menyalahkan pihak lain. Kebiasaan ini tentu tidak menguntungkan bagi konsolidasi bangsa.

"Problem bangsa ini masih dipenuhi masalah internal, sarat pertengkaran, salah menyalahkan di antara anak bangsa. Energi yang kita miliki banyak terkuras untuk hal-hal yang sebetulnya tidak perlu," ujarnya.

Menanggapi rekonsiliasi ini, Rektor Universitas Paramadina, Jakarta, Anies Baswedan sepakat, dendam memang harus diakhiri dan rekonsiliasi juga perlu segera dilakukan.

0 komentar:

AffiliatesFreedom.com
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
 
© Copyright 2008 Adi Rabbani Online. Hak Cipta Di Lindungi Allah SWT.